Visi Kebebasan, Visi Radikal tentang Dunia yang Lebih Libertarian

Visi Kebebasan, Visi Radikal tentang Dunia yang Lebih Libertarian
©Libertarianism.org

Visi Kebebasan merupakan sebuah buku yang dieditori oleh Aaron Ross Powell dan Paul Matzko. Berjudul asli Visions of Liberty, buku ini berisi pandangan dari para intelektual dan pendukung kebebasan terkemuka. Tawaran mereka menginspirasi akan lahirnya sebuah dunia yang lebih libertarian di masa depan.

Dilansir Libertarianism.org, disebutkan bahwa terlepas dari komitmen politik, para kontributornya hanya ingin melihat dunia ini menjadi lebih baik lagi. Seperti orang pada umumnya, mereka juga ingin jika siapa pun, di mana pun mereka berada, bisa menjadi lebih sehat, lebih bahagia, lebih aman, dan lebih sejahtera dari kehidupan mereka yang sebelumnya.

“Kebebasan politik—kebebasan untuk menjalani hidup berdasarkan pilihan sendiri sembari memberikan hak yang sama kepada orang lain, bebas dari intervensi negara—adalah cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut,” tulisnya dalam pengantar buku itu.

Terdapat klaim bahwa Visi Kebebasan lebih dari sekadar pengenalan ruang lingkup kebebasan politik yang lebih luas. Buku ini, tegasnya, akan memberi pemahaman yang kuat—visi yang jelas—tentang seperti apa penerapan kebijakan libertarian sejati dalam praktiknya.

Sebagai kontributor, masing-masing dari mereka memiliki pendekatan yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya memilih untuk menggali lagi kisah-kisah di masa lalu. Mereka menunjukkan bagaimana segala sesuatu itu bekerja secara alamiah sebelum adanya keterlibatan pemerintah.

“Yang lain memberi pendekatan sebaliknya, menawarkan sejarah masa depan yang menggambarkan bagaimana hal-hal bisa terjadi jika kita (bebas) membuat pilihan tertentu.”

Namun, meski berbeda secara pendekatan, semuanya tetap memiliki keyakinan yang sama dan teguh. Bahwa, ketika semua orang terbebas dari campur tangan dan intervensi negara, potensi untuk melakukan hal-hal menakjubkan itu adalah nyata.

“Kebebasan mendorong setiap orang untuk lebih cerdik dan penuh kasih sayang. Inilah visi radikal tentang dunia yang mungkin benar-benar layak untuk kita perjuangkan.” [li]

Baca juga: